Senin, 25 Maret 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Millennials & Creativity

Posted by: 13-03-2019 16:13 WIB 38 viewer

Millennials  & Creativity
Founder&Creative Thinker of OMG Consulting, Yoris Sebastian

Memang tak mudah untuk mendapat gelar Startup Unicorn.   Tapi Indonesia punya anak-anak muda kreatif yang menggawangi perusahaan rintisan  yang rata-rata mengawali bisnisnya di usia 20 hingga 30 tahun dan kini sudah bergelar Startup Unicorn. Mereka  memiliki pendanaan yang fantastis dan mereka mampu meyakinkan pemodal asing untuk berinvestasi di bisnisnya. 

Yoris Sebastian, Founder&Creative Thinker of OMG Consulting, mengatakan, jangan salah kaprah. Menurutnya hampir semua  startup unicorn ini  memulai usahanya dengan modal kecil.

Menurut penulis buku “Oh My Goodness: Buku Pintar Seorang Creative Junkies” ini, pola bisnis para startup unicorn tak jauh beda  dengan brand-brand terdahulu  yang dibesarkan para pengusaha senior. 

Bahkan dari beberapa startup yang sekarang ini menjadi  besar,  mereka juga tetap menggunakan medium televisi untuk membesarkan marketnya.

Yang harus diperhatikan juga adalah gejala product and customer centric  -ungkapan: pembeli adalah raja-red—yang  bisa membuat brand kecil seperti Gojek tetap tidak pasang iklan di televisi.” Jadi zaman sekarang sebenarnya tidak ada single answer,’tegas penulis “Generasi Langgas:  Millennials Indonesia” ini.

Keunggulan kompetitif dan komperatif apa yang harus  dimiliki para pemilik brand di tanah air? Jawaban Yoris adalah Sumber Daya Manusia yang mumpuni. “Sekarang sudah tidak zamannya  lagi one man show. Lihat saja William Tanujaya di Tokopedia, Nadiem Makarim di Gojek dan masih banyak perusahaan baru lainnya. Mereka sibuk membesarkan jagoan-jagoan SDM baru sehingga tidak hanya bergantung pada CEO,”kata Yoris.

Para pemilik brand, lanjutnya,  bukan hanya perlu benar-benar menjadikan karyawan sebagai prioritas no 1 diatas konsumen,  namun juga memberikan pelatihan yang tepat. Di 2020 manusia akan bekerja bersama advance robot dan artificial intelligence.

Bagaimana dengan generasi milenial? Sejauhmana para pemilik brand mafhum dengan pasar ini?  “Saya sendiri di buku “Generasi Langgas: Millennials Indonesia”,  sudah menegaskan potensi bekerja bersama generasi millennials yang merupakan demografi terbesar di usia produktif saat ini. Bekerja bersama bukan berarti dimanjakan ya! ,”papar Yoris yang tercatat sebagai General Manager termuda se-Asia ini.  Menurutnya, menjadi Brand Champion di era millennial,  harus mengubah tujuan yang sebelumnya selalu ingin tampil awesome as brand menjadi tujuan baru yaitu membuat konsumen menjadi awesome. Di era sekarang brand yang memuji-muji diri sendiri sudah tidak jalan lagi. Content yang diangkat dalam promotion strategy sudah bukan copywriter based , tapi harusnya menjadi  media based.[] 


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Siasat Sukses Membangun Brand di Era Digital

Siasat Sukses Membangun Brand di Era Digital
Satu dekade terakhir terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam mencari informasi. Media digital belakangan ini menjadi source utama masyarakat dalam...


Millennials  & Creativity

Millennials & Creativity
Memang tak mudah untuk mendapat gelar Startup Unicorn.   Tapi Indonesia punya anak-anak muda kreatif yang menggawangi perusahaan rintisan&nb...


Fenomena Dual Screen

Fenomena Dual Screen
PT The  Nielsen  Company Indonesia (Nielsen) cukup adaptif melihat  perkembangan media di Indonesia.  Kami  punya  layan...


Membangun Marketing Channel di Media Digital

Membangun Marketing Channel di Media Digital
Sejatinya media digital bisa menjadi sarana yang powerfull untuk melakukan serangkaian aktifitas marketing. Namun, hingga saat ini media digital baru...


Strategic Branding Management

Strategic Branding Management
Mengembangkan brand dibutuhkan alokasi resources yang  tepat. Tak hanya pada alokasi budget marcom, tak kalah penting adalah memilih orang yang t...


Membidik Pasar Milenial

Membidik Pasar Milenial
Berbicara digital dan milenial  itu dua hal yang saling berhubungan.   Enabler atau teknologi nya adalah digital, customernya  ada...


Menjadi Digital Brand Champion

Menjadi Digital Brand Champion
Tak dipungkiri bila marketing digital mempengaruhi market offline. Founder & Chairman TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo mengungkapkan, sebagian bes...


Perspektif Membangun Brand di Sektor Pariwisata

Perspektif Membangun Brand di Sektor Pariwisata
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 20 juta sampai akhir 2019. Selama 4 tahun target  kunj...


Keniscayaan Membangun Brand Lewat Digital

Keniscayaan Membangun Brand Lewat Digital
Perkembangan teknologi informasi merubah peradaban manusia. Bila dulu untuk mendapat informasi peristiwa hari ini, baru esok harinya masyarakat dapat...


Digital Branding Atau Tergerus?

Digital Branding Atau Tergerus?
Membangun merk di dunia digital menjadi kewajiban bagi pemilik brand yang ingin eksis menjaga market sharenya. Pasalnya, tren perilaku konsumen di era...


Usaha Sendiri Atau Franchise, Mana Lebih Untung?

Usaha Sendiri Atau Franchise, Mana Lebih Untung?
Ada banyak strategi yang bisa dipilih saat baru akan mulai merintis sebuah usaha, bisa dengan membuka usaha sendiri atau pun dengan membeli bisnis fra...


Edukasi Digital Branding bagi Decision Makers yang masih Zaman OLD

Edukasi Digital Branding bagi Decision Makers yang masih Zaman OLD
Membangun citra sebuah brand menjadi salah satu hal penting dalam dunia bisnis untuk keluar dari kerumunan pilihan brand yang begitu banyak bagi konsu...


Kenaikan Dolar Tidak Berpengaruh Pada Bisnis Franchise di Indonesia

Kenaikan Dolar Tidak Berpengaruh Pada Bisnis Franchise di Indonesia
INFOBRAND.ID - Kondisi nilai tukar rupiah saat ini terus tergerus terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Dimana nilainya per hari ini (28/9/2018) mencap...


Strategi Autentik Untuk Brand, Produk Dan Layanan

Strategi Autentik Untuk Brand, Produk Dan Layanan
Banyak pembelajaran menarik bisa dipetik saat mengamati berbagai bisnis. Kali ini kita bahsa aspek yang dikaitkan dengan preferensi konsumen.  Me...


Adakah Yang Mau Membeli Barang Semahal Itu???

Adakah Yang Mau Membeli Barang Semahal Itu???
Kalimat diatas seringkali kita dengar dari beberapa orang terhadap barang yang sangat mahal. Tentunya akan lebih berbahaya jika diucapkan bagi tenaga...