Senin, 25 Maret 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Membidik Pasar Milenial

Posted by: 13-03-2019 15:53 WIB 32 viewer

Membidik Pasar Milenial
Pakar pemasaran sekaligus Managing Partner Inventure, Yuswohady

Berbicara digital dan milenial  itu dua hal yang saling berhubungan.   Enabler atau teknologi nya adalah digital, customernya  adalah  minenial.

Karakter milenial adalah digital.  Milenial memang generasi yang suka cerita, merekomendasikan, suka share ke milenial yang lain. Dia lahir sudah bersentuhan dengan digital dan dia suka  membuat brand, membuat story brand dan men-share  ke milenial yang lain. digital product. Walapun belum sepenuhnya digital, tidak seperti Gen Z itu semuanya digital. 

Peran milenial sebagai recommender  sangat besar karena suka sharing product. Dulu kita mengatakan, brand makin tua itu makan hebat.  Contoh CocaCola, General Electric, Teh Sosro,  Aqua dan sebagainya. Tapi milenial ini tidak mau disamakan dengan papanya.  Brand-brand papa nya dia gak mau, maunya brand sendiri.  Makanya muncul merk-merk seperti Teh Pucuk Harum atau Le Minerale misalnya. 

Referensi milenial ini mencari referensi yang lebih baru yang lebih konek dengan dia.  Makanya hati-hati dengan brand-brad yang sudah tua ini, karena dia harus cepat beradaptasi dengan menggaet pasar milenial ini. Kenapa mesti milenial? Karena generasi X dan generasi Baby Boomers itu nantinya akan habis digilas generasi milenial. Ini proses alam. Ketika pergantian generasi, brand lama yang basis customernya kebanyakan Gen X dan Baby Boomer, dia harus bisa memilah customer-nya.  Harus disi oleh  generasi  milenial . Kalau tak diganti makan akan sustainable.

Brand dimudahkan atau dibuat konek dengan milenial. BTPN misalnya, dia punya produk yang namanya Genius. Sekarang image BTPN  jadi milenial.  Memang harus melakukan re-branding, re-positioning,  agar brand nya lebih muda  dan milenial friendly. Kalau tak merubah imagenya, masih berpikir bahwa dia seperti 20-30 tahun lalu dan basis customer-nya masih gen X dan baby boomer, takutnya segmen milenial gak mau karena tak identik dengan dirinya. Mereka akan memilih brand yang sesuai dengan jaman dan era nya milenial.

Makanya brand-brand yang incumben ini harus hati-hati. Dia harus sukses melalui masa transisi ketika gen X nya pelan-pelan menghilang  karena pensiun dan seterusnya.  Sementara yang milenial ini  uangnya makin banyak, kehidupannya makin mature. Sehingga proses transisi pembilasan dari baby boomers ke gen X kemudian ke  generasi milenial ini  memang  harus dilakukan oleh brand-brand tua. 

Ini tantangan bagi brand-brand tua ini bagaimana bisa melewati masa transisi ini. Pergantian generasi dari generasi baby boomers ke generasi milenial.  Cara menjual dan bagaimana engage dengan customer menggunakan cara-cara milenial.

Yang bisa sukses di era milenial ini, pertama, tahu perilaku milenial. Produk diarahkan rohnya sesuai dengan perilaku milenial.  Brand itu mengkoneksikan roh/DNA brand dengan hatinya customer. Ketika milenial menjadi powerfull, maka mesti rohnya brand harus di link kan ke hatinya milenial.

Milenial ini mencakup di banyak status sosial. Tinggal produknya masuk ke segmen milenial yang mana. Tapi dalam hal penggunaan smartphone, milenial di kota maupun di desa sudah menggunakan itu.  Kita harus mengerti perilaku.  Milenial di desa sampai 60% di usia 20 – 35 tahun banyak di desa. Milenial itu diukur berdasarkan usia dan psikografisnya. []


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Siasat Sukses Membangun Brand di Era Digital

Siasat Sukses Membangun Brand di Era Digital
Satu dekade terakhir terjadi perubahan perilaku masyarakat dalam mencari informasi. Media digital belakangan ini menjadi source utama masyarakat dalam...


Millennials  & Creativity

Millennials & Creativity
Memang tak mudah untuk mendapat gelar Startup Unicorn.   Tapi Indonesia punya anak-anak muda kreatif yang menggawangi perusahaan rintisan&nb...


Fenomena Dual Screen

Fenomena Dual Screen
PT The  Nielsen  Company Indonesia (Nielsen) cukup adaptif melihat  perkembangan media di Indonesia.  Kami  punya  layan...


Membangun Marketing Channel di Media Digital

Membangun Marketing Channel di Media Digital
Sejatinya media digital bisa menjadi sarana yang powerfull untuk melakukan serangkaian aktifitas marketing. Namun, hingga saat ini media digital baru...


Strategic Branding Management

Strategic Branding Management
Mengembangkan brand dibutuhkan alokasi resources yang  tepat. Tak hanya pada alokasi budget marcom, tak kalah penting adalah memilih orang yang t...


Membidik Pasar Milenial

Membidik Pasar Milenial
Berbicara digital dan milenial  itu dua hal yang saling berhubungan.   Enabler atau teknologi nya adalah digital, customernya  ada...


Menjadi Digital Brand Champion

Menjadi Digital Brand Champion
Tak dipungkiri bila marketing digital mempengaruhi market offline. Founder & Chairman TRAS N CO Indonesia, Tri Raharjo mengungkapkan, sebagian bes...


Perspektif Membangun Brand di Sektor Pariwisata

Perspektif Membangun Brand di Sektor Pariwisata
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebesar 20 juta sampai akhir 2019. Selama 4 tahun target  kunj...


Keniscayaan Membangun Brand Lewat Digital

Keniscayaan Membangun Brand Lewat Digital
Perkembangan teknologi informasi merubah peradaban manusia. Bila dulu untuk mendapat informasi peristiwa hari ini, baru esok harinya masyarakat dapat...


Digital Branding Atau Tergerus?

Digital Branding Atau Tergerus?
Membangun merk di dunia digital menjadi kewajiban bagi pemilik brand yang ingin eksis menjaga market sharenya. Pasalnya, tren perilaku konsumen di era...


Usaha Sendiri Atau Franchise, Mana Lebih Untung?

Usaha Sendiri Atau Franchise, Mana Lebih Untung?
Ada banyak strategi yang bisa dipilih saat baru akan mulai merintis sebuah usaha, bisa dengan membuka usaha sendiri atau pun dengan membeli bisnis fra...


Edukasi Digital Branding bagi Decision Makers yang masih Zaman OLD

Edukasi Digital Branding bagi Decision Makers yang masih Zaman OLD
Membangun citra sebuah brand menjadi salah satu hal penting dalam dunia bisnis untuk keluar dari kerumunan pilihan brand yang begitu banyak bagi konsu...


Kenaikan Dolar Tidak Berpengaruh Pada Bisnis Franchise di Indonesia

Kenaikan Dolar Tidak Berpengaruh Pada Bisnis Franchise di Indonesia
INFOBRAND.ID - Kondisi nilai tukar rupiah saat ini terus tergerus terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Dimana nilainya per hari ini (28/9/2018) mencap...


Strategi Autentik Untuk Brand, Produk Dan Layanan

Strategi Autentik Untuk Brand, Produk Dan Layanan
Banyak pembelajaran menarik bisa dipetik saat mengamati berbagai bisnis. Kali ini kita bahsa aspek yang dikaitkan dengan preferensi konsumen.  Me...


Adakah Yang Mau Membeli Barang Semahal Itu???

Adakah Yang Mau Membeli Barang Semahal Itu???
Kalimat diatas seringkali kita dengar dari beberapa orang terhadap barang yang sangat mahal. Tentunya akan lebih berbahaya jika diucapkan bagi tenaga...