Selasa, 23 Juli 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Kenaikan Dolar Tidak Berpengaruh Pada Bisnis Franchise di Indonesia

Posted by: 28-09-2018 16:37 WIB 467 viewer

Kenaikan Dolar Tidak Berpengaruh Pada Bisnis Franchise di Indonesia
Ketua Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) sekaligus Ketua Komite Tetap KADIN Bidang Waralaba, Lisensi dan Kemitraan, Levita Supit (Istimewa)

INFOBRAND.ID - Kondisi nilai tukar rupiah saat ini terus tergerus terhadap Dolar Amerika Serikat (AS). Dimana nilainya per hari ini (28/9/2018) mencapai hampir Rp15 ribuan (tepatnya di angka Rp14.901-red). Imbasnya, sudah pasti akan berpengaruh pada kehidupan sehari-hari, seperti kebutuhan pokok dan lain sebagainya.

Meski demikian, kenaikan dolar rupanya bukanlah sesuatu yang membuat para pelaku bisnis franchise yang ada di Indonesia menjadi heboh bukan kepalang. Hal ini disampaikan oleh Ketua Perhimpunan Waralaba dan Lisensi Indonesia (WALI) sekaligus Ketua Komite Tetap KADIN Bidang Waralaba, Lisensi dan Kemitraan, Levita Supit saat berbincang dengan wartawan INFOBRAND.ID, Kamis (27/9/2018) kemarin di Jakarta.

Menurut Levita, meskipun dolar mengalami kenaikan, tapi bisnis franchise di Indonesia tetap berjalan sebagaimana mestinya. Bahkan kata dia, belum ada pelaku usaha yang komplain terkait dengan hal tersebut. Karena naiknya dolar hanya sementara, bukan sesuatu yang long term.

“Kenaikan dolar itu tidak terlalu berpengaruh untuk bisnis franchise di Indonesia. Kalau untuk waralaba asing mungkin iya, karena mereka kontensnya itu kan pakai US Dolar. Tapi kalau yang lainnya tidak terlalu,” ujarnya.

Justru kata dia, pemerintah saat ini telah memberikan hasil yang cukup bagus untuk bisnis franchise di Indonesia, salah satunya adalah dengan pembangunan infrastruktur jalan.

“Coba misalnya saya kirim ayam ke Papua, saya biasanya sampai sana sudah agak-agak busuk karena jalannya tau sendiri kan kayak gimana. Tapi sekarang, dengan adanya jalan tol sekarang pengiriman barang lebih gampang, lebih cepat, lebih aman, terjamin dan jaraknya juga jauh lebih dekat,” jelasnya.

“Kalau dulu kan tidak ada infrastruktur yang jelas. Seharusnya pengiriman 5 hari jadi 10 hari. Belum lagi keamanannya di jalan, yang tadinya pengirimannya penuh sampai sana tinggal setengah kontainer. Jadi kalau saya lihat sih pelaku usaha tidak terlalu worry ya dengan kenaikan dolar. Dan belum ada juga komplain-komplain yang berarti yang kita terima dari pelaku usaha,” pungkasnya. [ded]


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Tips Memilih Klinik Kecantikan yang Aman dan Terpercaya

Tips Memilih Klinik Kecantikan yang Aman dan Terpercaya
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Klinik kecantikan menjadi salah satu tempat favorit kaum hawa untuk memanjakan tubuh mereka agar tetap terlihat cantik d...


Pentingnya Memanfaatkan Kekuatan Cerita Untuk Branding

Pentingnya Memanfaatkan Kekuatan Cerita Untuk Branding
SURABAYA, INFOBRAND.ID - Metode bercerita atau story telling merupakan metode yang cukup efektif dalam menarik perhatian audiens. Dimana melalui sebua...


Gancar Premananto: Pameran Bisa Digunakan Untuk Membangun Merek

Gancar Premananto: Pameran Bisa Digunakan Untuk Membangun Merek
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Pengamat ekonomi sekaligus dosen Universitas Airlangga (Unair), Dr. Gancar Candra Premananto, MSi., CMA mengatakan bahwa suatu...


Catat! Ini 10 Langkah Jadi Pengusaha Sukses Untuk Generasi Milenial

Catat! Ini 10 Langkah Jadi Pengusaha Sukses Untuk Generasi Milenial
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Tak bisa dipungkiri kalau era digital telah melahirkan generasi milenial. Selain melek teknologi, mereka juga memiliki i...