Kamis, 25 April 2019

Follow us:

infobrand

infobrand

Kemenperin Dorong Industri Daur Ulang di Sektor Otomotif

Posted by: 11-02-2019 09:16 WIB 101 viewer

Kemenperin Dorong Industri Daur Ulang di Sektor Otomotif
Foto: dok istimewa

Kementerian Perindustrian mendorong implementasi industri daur ulang atau recycle industry untuk sektor otomotif. Konsep tersebut dinilai mampu mendongkrak daya saing ekspor manufaktur Tanah Air, sekaligus bisa berkontribusi dalam menerapkan circular economy yang menjadi bagian dari industri 4.0.

“Sekarang 73% ekspor kita ditopang dari industri manufaktur dan sektor otomotif menjadi salah satu andalan,” ucap Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat Seminar Nasional Kesiapan Sumber Daya manusia Industri Manufaktur Menghadapi Revolusi Industri 4.0 di SMK Ananda Mitra Industri Deltamas di Cikarang, Jawa Barat, Rabu (6/2).

Pada Januari-September 2018, jumlah ekspor mobil utuh (completely built up/CBU) mencapai 187.752 unit. Angkanya naik 10,4% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Kemudian, ekspor sepeda motor dari Indonesia, pada 2018 naik melejit 46,3% menjadi 575.000 unit. Ekspor sektor otomotif diperkirakan jumlahnya terus naik seiring rencana diterapkannya kebijakan fiskal, seperti harmonisasi tarif dan revisi besaran Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Karena itu, Menperin mengajak para pelaku industri otomotif nasional agar terus meningkatkan daya saingnya, dengan bersinergi mengusung ekonomi berkelanjutan melalui daur ulang, salah satunya plastic recycle. Tren saat ini, komponen besar dalam kendaraan seperti, bumper, fender, dan dashboard pada mobil tidak lagi menggunakan stainless steel, tetapi menggunakan kandungan plastik.

Ajakan Menperin tersebut sekaligus untuk mengakomodasi standar-standar keberlanjutan dari 10 prioritas nasional di dalam inisiatif Making Indonesia 4.0. “Plastik itu bukan sampah, dari segi cost plastik adalah bahan baku yang relatif lebih kompetitif dibanding yang lain, dan menyerap emisi lebih rendah,” kata Airlangga.

Menurut Airlangga, apabila industri otomotif menggunakan virgin plastic, maka biaya produksi akan lebih mahal. Terlebih apabila dengan impor virgin plastic, kebutuhan devisa akan menjadi lebih tinggi, karena saat ini Indonesia baru mampu memproduksi

satu juta ton virgin plastic, padahal kebutuhannya mencapai lima juta ton. “Karena itu pemerintah mendorong yang namanya circular economy, yang bagian juga dari industri 4.0,” tegasnya.

Menperin menilai, kapasitas daur ulang plastik di Tanah Air masih jauh dari standar, padahal masih bisa ditingkatkan. Saat ini, di dalam negeri baru mampu mendaur ulang 12,5 persen dari standar industri yang seharusnya yakni 25 persen.

Padahal kata Airlangga, konsep ekonomi berkelanjutan dinilai dapat meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. “Circular economy itu penting, karena akan menjadi kunci daya saing industri ke depan, semakin banyak recycle industry, semakin kompetitif,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu implementasi industri daur ulang di sektor otomotif yang sudah berjalan adalah pembuatan blok mesin, 80% persen sudah menggunakan material daur ulang. “Karena aluminum alloy itu masuk recycle material, saya tegaskan kembali bahwa recycle industry ini adalah sesuatu yang harus dilakukan, jadi tidak perlu khawatir,” ujar Airlangga.
Kemudian apabila dilihat dari persektoral, aluminium sendiri sudah menjadi salah satu yang circular economy-nya tinggi, yakni sudah di atas 70%, sehingga komponen kendaraan yang menggunakan bahan recycle aluminium,  seperti blok mesin dan pelek mobil lebih kompetitif dan memiliki daya saing tinggi.  “Kalau misalnya industrinya harus 100 persen virgin aluminum, mobil tidak akan ada yang kompetitif, karena cost-nya akan tinggi,” jelas Airlangga.

Agar terus meningkatkan daya saing, konsep ekonomi berkelanjutanini tak hanya untuk aluminium dan plastik saja, karena baja yang merupakan salah satu komponen utama dalam bodi mobil bisa didaur ulang melalui scrap. “Makanya, industri recycle ini terus kami dorong. Bahkan, di dalam WEF kemarin, didorong pula circular economy untuk perbankan, jadi perbankan untuk mendukung circular economy,” jelasnya.

Subtitusi impor

Airlangga menambahkan, ekonomi berkelanjutanini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan substitusi impor yang menjadi prioritas Kementerian Perindustrian di tahun 2019, sehingga sebisa mungkin bahan baku yang tadinya impor, dibuat di dalam negeri. “Sekarang pemerintah sudah memakai formula, untuk mengurangi impor adalah substitusi impor, kemudian untuk mendorong ekspor dengan meningkatkan investasi berorientasi ekspor,” imbuhnya.

Dengan formula yang diterapkan tersebut, diharapkan terjadi loncatan pertumbuhan ekonomi nasional yang signifikan. Karena, kata Airlangga, target Making Indonesia 4.0 adalah capaian 10 besar perekonomian terkuatdi dunia pada tahun 2030.

Kemudian untuk meningkatkan investasi yang berorientasi ekspor, pemerintah  menggenjot melalui keringanan pajak antara lain tax holiday dan super deductible tax atau pengurangan pajak di atas 100 persen. “Insentif fiskal ini akan diberikan kepada industri yang terlibat dalam program pendidikan vokasi serta melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang) untuk menghasilkan inovasi,” tegas Airlangga.

Airlangga menyampaikan, penerapan super deductible tax sejalan dengan inisiatif di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0. Artinya, pemberian fasilitas ini selain melengkapi insentif fiskal tax allowance dan tax holiday, akan mengakselerasi industri manufaktur nasional agar siap menuju revolusi industri 4.0.

“Insentif pajak ini juga diberikan guna mempercepat peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) Indonesia dalam menyongsong revolusi industri keempat. Untuk bertransformasi ke era industri digital, dibutuhkan reskilling agar mereka mampu berkompetisi,” paparnya.

Pengembangan SDM terampil merupakan salah satu strategi guna menangkap peluang bonus demografi yang akan dialami Indonesia pada tahun 2020-2030. Tumbuhnya jumlah angkatan kerja yang produktif ini dapat menggenjot kinerja ekonomi nasional.

Kemenperin telah menggulirkan berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi dalam menuju era industri 4.0. Misalnya, pendidikan vokasi yang link and match antara industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).  Untuk pengembangan SDM di politeknik, Kemenperin punya program skill for competitiveness (S4C) yang bekerja sama dengan Swiss dalam menerapkan pendidikan sistem ganda (teori dan praktik).

 


Kirimkan Press Release berbagai kegiatan aktifitas Brand Anda ke: infobrandindonesia@gmail.com



Article Related


Melacak Rezeki dari Bisnis GPS Tracker Super Spring

Melacak Rezeki dari Bisnis GPS Tracker Super Spring
JAKARTA, INFOBRAND.ID - Banyaknya kasus pencurian mobil yang terus meningkat setiap tahunnya membuat para pemilik mobil harus ekstra hati-hati. Berbag...


Kalahkan China, Indonesia Jadi Produsen Boneka Barbie Terbesar di Dunia

Kalahkan China, Indonesia Jadi Produsen Boneka Barbie Terbesar di Dunia
JAKARTA, INFOBRAND.ID – Boneka merek Barbie yang diproduksi oleh PT Mattel Indonesia berhasil mengalahkan produksi China dengan torehan sebesar...


Rayakan Hari Kartini, Pertamina Kasih Diskon Pembelian Bright Gas Family

Rayakan Hari Kartini, Pertamina Kasih Diskon Pembelian Bright Gas Family
JAKARTA, INFOBRAND.ID – PT Pertamina turut merayakan Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2019 kemarin. Program yang ditawarkan adalah promo di...


IIS 2019, Implementasi Making Indonesia 4.0 Menuju Negara 10 Besar Ekonomi Dunia

IIS 2019, Implementasi Making Indonesia 4.0 Menuju Negara 10 Besar Ekonomi Dunia
INFOBRAND.ID - Kementerian Perindustrian telah menggelar Indonesia Industrial Summit (IIS) 2019 pada tanggal 15-16 April 2019 di ICE BSD, Tangerang, B...


Mampu Tingkatkan Produktivitas Petani, Mobil Desa Banyak Dilirik Peminat!

Mampu Tingkatkan Produktivitas Petani, Mobil Desa Banyak Dilirik Peminat!
INFOBRAND.ID – Alat Mekanik Multifungsi Pedesaan (AMMDes) atau yang akrab disebut dengan mobil desa diklaim mampu meningkatkan produktivitas pet...


OK OCE Wakaf Luncurkan Program Pembiayaan UMKM

OK OCE Wakaf Luncurkan Program Pembiayaan UMKM
SUMENEP, INFOBRAND.ID - Salah satu kendala utama yang dihadapi pengusaha kecil adalah terbatasnya modal usaha.  Padahal banyak sekali potensi usa...


Indonesia Siap Ramaikan Pameran Franchise di Arab Saudi

Indonesia Siap Ramaikan Pameran Franchise di Arab Saudi
INFOBRAND.ID – Pameran franchise berskala internasional, World Franchise Exhibition 2019 dipastikan akan digelar pada 27-29 April 2019 mendatang...


Kemenperin Targetkan Industri Kosmetik Tumbuh 9 Persen Tahun Ini

Kemenperin Targetkan Industri Kosmetik Tumbuh 9 Persen Tahun Ini
INFOBRAND.ID – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) optimis industri kosmetik di Indonesia akan tumbuh mencapai 9 persen tahun ini. Apalagi, I...


Innovating Jogja 2019, Mendorong Inovasi Produk Lokal Berdaya Saing Global

Innovating Jogja 2019, Mendorong Inovasi Produk Lokal Berdaya Saing Global
INFOBRAND.ID - Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kemenperin Ngakan Timur Antara menjelaskan, saat ini pemerintah tengah gencar...


Tingkatkan Kualitas Layanan Jasa, Roto Rooter Raih 2 Sertifikat ISO Sekaligus

Tingkatkan Kualitas Layanan Jasa, Roto Rooter Raih 2 Sertifikat ISO Sekaligus
INFOBRAND.ID - Salah satu bisnis waralaba di bidang jasa plumbing dan drain cleaning service, Roto Rooter terus berupaya meningkatkan kualitas layanan...


Selama Puasa, Rene Baby Shop Akan Jual Baju Muslim Anak

Selama Puasa, Rene Baby Shop Akan Jual Baju Muslim Anak
INFOBRAND.ID – Bulan Ramadhan menjadi momen penting bagi para pelaku usaha untuk meraup pundi-pundi rupiah. Salah satunya adalah Rene Baby Shop....


Pamerkan Ribuan Startup Anak Negeri, Kemenristekdikti Gelar Indonesian Startup Summit

Pamerkan Ribuan Startup Anak Negeri, Kemenristekdikti Gelar Indonesian Startup Summit
INFOBRAND.ID - Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) akan menggelar Indonesian Startup Summit (ISS) pada Rabu (10/4/2...


Mendag: Generasi Muda Harus Tumbuhkan Konsep Kewirausahaan

Mendag: Generasi Muda Harus Tumbuhkan Konsep Kewirausahaan
INFOBRAND.ID - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengajak kalangan akademisi, khususnya mahasiswa, menumbuhkembangkan konsep kewirausahaan agar...


Klinik Kecantikan Ghanisa Resmikan Cabang Ketujuh di Pasaman

Klinik Kecantikan Ghanisa Resmikan Cabang Ketujuh di Pasaman
INFOBRAND.ID – Setelah hadir Malang, Banjarmasin, Riau dan Padang, kini klinik kecantikan Ghanisa Aesthetic resmi membuka cabang barunya di Kabu...


HUT ke-118, Pegadaian Siap Luncurkan Produk Inovatif Berbasis Digital

HUT ke-118, Pegadaian Siap Luncurkan Produk Inovatif Berbasis Digital
INFOBRAND.ID – PT Pegadaian (Persero) akan terus memenuhi kebutuhan para nasabahnya dengan meluncurkan produk-produk baru yang inovatif dan sist...


Sign In
VIP Members

BRAND UPDATES








Index

EDITOR NOTES




Index

OPINIONS







Index